Tampilkan postingan dengan label Review Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Januari 2024

Start with Why: Menjadi Pemimpin yang Menginspirasi

Saya bersyukur akhirnya bisa membaca buku ini. Beberapa orang mambaca “Start With Why” oleh Simon Sinek setelah menonton TED Talks beliau. Kalau saya berkeinginan membacanya karena termasuk salah satu buku yang direkomendasikan oleh Tom Lembong. Selain itu buku ini selalu menjadi rekomendasi genre self development dan termasuk buku yang tak lekang oleh zaman. Kemungkinan saya akan membaca lagi ketika lagi membutuhkan motivasi atau sekedar mencari insight. 

Tentang apa bukunya?

Start With Why adalah buku klasik dalam genre buku bisnis. Simon Sinek, penulisnya terkenal setelah menjadi pemateri di TED Talk, bahkan videonya dengan judul How Great Leaders Inspire Action tersebut masuk menjadi salah satu video paling banyak ditonton di TED Talk.

Sinek membahas MENGAPA perusahaan dan pemimpin tertentu bisa sukses. Ada beberapa tindakan-tindakan beberapa pemimpin yang sukses yang akan dibahas dalam buku ini. Sebagian besar mereka melakukan tindakan atau perilaku yang didasari oleh “MENGAPA”.

Dibalik MENGAPA mereka dapat mengintegrasikan nilai dan norma untuk menyusun bisnis maupun orientasi hidup. Sama seperti alur kehidupan kalau kita sudah mengerti alasan MENGAPA kita hidup maka akan fokus untuk mengejar cita-cita itu. Meskipun ini sebenarnya buku tentang bisnis dan kemampuan memimpin. Tidak ada salahnya membacanya untuk kemampuan memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Karena sejatinya adalah kita adalah pemimpin bagi diri kita

Konsep lingkaran emas yang ditulis oleh Simon Sinek, akan menjelaskan pentingnya untuk menentukan suatu tujuan sebelum mewujudkannya menjadi nyata

Kutipan buku Start With Why

Lingkaran Emas (MENGAPA -> BAGAIMANA -> APA)

Setiap orang umumnya dapat menjelaskan apa yang mereka lakukan, tapi sangat sedikit mereka bisa menjelaskan MENGAPA mereka melakukannya

Pertanyaan dari MENGAPA tidak selalu hasilnya berhubungan dengan materi, bisa juga MENGAPA dari alasan keyakinan, tujuan atau sebab melakukannya.

MENGAPA harus perusahaan kamu didirikan?

MENGAPA harus bangun tiap pagi untuk bekerja?

MENGAPA harus ada yang peduli?

Pertanyaan MENGAPA ini merupakan hal yang dapat menjadi inspirasi bagi kita atau bermanfaat bagi orang lain di sekitar.

Dengan adanya MENGAPA yang dicantumkan dengan jelas dalam suatu organisasi, maka siapa pun dalam organisasi tersebut dapat mengambil keputusan sejelas dan sedetail dengan pendirinya. itulah MENGAPA memberikan filter yang jelas untuk pengambilan keputusan seperti yang terkonsep dalam lingkaran emas.

Buku ini dapat dijadikan sebagai panduan ketika ada organisasi yang dibangun, maka terdapat pemimpin yang dapat menjadi inspirasi bagi semua orang. Itulah poin terpentingnya dari munculnya pertanyaan MENGAPA

Penulis menggunakan perusahaan Apple sebagai contoh. Daripada memutuskan menjual hardware computer dan menjual sebanyak mungkin, Apple memutuskan BAGAIMANA mereka akan melakukannya dan APA yang membedakan dari yang lain dan MENGAPA harus pakai Apple

  • MENGAPA: Apple berpikir secara berbeda dengan menantang status quo
  • BAGAIMANA: Apple melakukan dengan membuat produk yang mudah digunakan, elegan dan didesain dengan baik
  • APA: Produk Apple apa yang mereka tawarkan dan apa fungsinya

Apple adalah contoh sempurna Simon. Slogan mereka “Berpikir berbeda” berbicara tentang alasan mereka, dan hal ini menantang status quo. BAGAIMANA hadir dengan produk yang mudah digunakan pengguna dan didesain dengan baik. Terakhir, APA itu komputer, ponsel pintar, dan perangkat elektronik lainnya.

Fokus pada MENGAPA menurutnya adalah alasan MENGAPA Apple mampu berinovasi jauh lebih baik dibandingkan kompetitor. Hasilnya customer menganggap produk Apple adalah sebuah karya seni

Kelebihan jika memulai sesuatu dengan MENGAPA

  • Memiliki Perbedaan dengan Yang Lain

Dengan MENGAPA yang kuat, kita pasti bisa membedakan dengan yang lain. Oleh karena itu kita akan lebih mudah berinovasi lebih banyak

  • Mampu Menarik Karyawan Terbaik

Manusia memiliki kecenderungan untuk berkumpul dengan yang satu frekuensi dengannya. Sehingga ketika sebuah perusahaan mulai dengan MENGAPA yang kuat, apa yang menjadi value perusahaan tersebut dapat menarik karyawan yang memiliki tujuan yang sama dengan perusahaan. Hal tersebut dapat menegakkan rasa percaya dan loyalitas yang kuat.

Ada dua cara untuk mempengaruhi perilaku manusia:

  1. Manipulasi, atau
  2. Menginspirasi

Manipulasi bisa dengan memberikan insentif ketika bekerja yang dapat memberikan loyalitas sesaat. Sedangkan dengan menginspirasi orang lain akan memberikan hasil yang jauh lebih baik, baik itu dengan customer, karyawan, atau stake holder lainnya

  • Memimpin dengan karisma

Semua pemimpin hebat mempunyai karisma karena semua pemimpin hebat mempunyai jawaban atas pertanyaan MENGAPA.
Yaitu keyakinan pada suatu tujuan atau tujuan yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Karisma tidak ada hubungannya dengan energi.

Karisma berasal dari keyakinan yang teguh tapi kalau energi bisa berasal dari tidur malam yang nyenyak. Dengan energi bisa memotivasi, namun hanya dengan karisma yang baik dapat menginspirasi. Ketika seseorang memimpin dengan energi belum tentu tercipta loyality. Sedangkan pemimpin dengan karisma mampu menciptakan loyality.

Orang akan mengikuti pemimpin dengan karisma bukan dengan paksaan tetapi mereka hanya ingin.

Itulah alasan Simon Sinek selalu menekankan MENGAPA untuk suatu tujuan, jadi ketika kita goyah dengan cita-cita kita. Kita selalu punya alasan untuk bangkit lagi ketika sudah punya mengerti tentang tujuan dan makna hidup.

 

Continue reading Start with Why: Menjadi Pemimpin yang Menginspirasi

Jumat, 12 Januari 2024

Review Buku Red, White and Whole: Perjuangan Melawan Keterpurukan

Dapat rekomendasi buku Red, White and Whole ini karena satu genre dengan novel Khaled Khossaini yang judulnya judul Kite Runner. Entah kenapa saya suka membaca novel yang ceritanya bikin nyesek, tapi bukan berarti saya suka menyakiti perasaan saya sendiri ya. Alasannya kadang cerita menyedihkan itu ada banyak hal kata yang indah dalam kesedihannya. Kalau tidak ada mood untuk membaca cerita yang sedih saya tidak menganjurkan untuk membaca novel Red, White and Whole. Tapi kalau sudah siap patah hati, novel ini sempurna untuk dibaca.

Novel ini ditulis oleh Rajani LaRocca menceritakan tentang seorang gadis India-Amerika bernama Reha yang tinggal di Amerika Serikat. Karena keluarga Reha seorang imigran, mereka bertekad untuk tidak menjadi seorang yang medioker dan hanya fokus pada hal yang penting saja. Reha dan orang tuanya tinggal di New York dimana ayahnya bekerja sebagai insinyur dan ibunya bekerja di laboratorium hematologi di rumah sakit. Reha merupakan anak tunggal dan menjadi satu-satunya cucu perempuan di keluarganya. sehingga dia adalah harapan di keluarganya.

Novel ini gampang untuk dipahami karena menggunakan bahasa ringan ala syair dengan alur maju yang menceritakan Reha dari masa kecil hingga tumbuh dewasa dan menceritakan hubungan antara ibu dan anaknya. Seperti ini lah gambaran Reha terhadap ibunya dalam bukunya

My mother’s name is Punam, and that means moon

Her face is as bright as a full moon

Always gentle,

Always changing, but predictable

Like our moon

She only shows us one face.

The strong one

Konflik ceritanya adalah perjuangan Reha untuk beradaptasi dengan dua budaya yaitu budaya Amerika ketika di sekolah, dan sangat bernuansa India ketika di rumah. Ibunya tidak menyetujui Reha bertingkah terlalu Amerika dibandingkan India. Ini adalah hal yang membuat Reha frustasi karena saat itu dia masih kecil.

Di tengah kesibukannya antara sekolah, masalah keluarga dan lingkungannya. Amma, Ibu Reha mengidap penyakit Leukimia akut. Gejala yang tampak dari Amma ditandai dengan sering mimisan, lelah dan sering menghabiskan waktu untuk tidur. Reha menyesal karena malam sebelumnya dia bersenang-senang di pesta dansa dengan teman sekolahnya. Saat ibunya masuk di rumah sakit, Reha tidak ada di sampingnya.

Untuk melawan rasa bersalahnya Reha bertekad untuk melakukan kehidupan yang diinginkan orang tuanya yaitu fokus pada sekolah. Dan saat perjalanan ke ruang gawat, Reha menyadari bahwa dia ingin menjadi seorang dokter.

Reha berusaha menjadi dokter meski dia tidak tahan melihat darah, karena dia bertekad menyembuhkan Ammanya untuk sehat kembali.

Meski alur cerita agak menyedihkan, Rajani LaRocca berhasil menulis cerita yang membangkitkan semangat tentang seorang gadis muda yang memiliki keberanian menghadapi kematian ibu tercinta dan keberanian untuk terus maju, untuk menjadi apa yang ia inginkan. Dia mengatakan dia baik-baik saja kepada teman di sekitarnya meskipun keadaan saat itu sangat buruk. Dalam puisi terakhir bukunya, LaRocca meninggalkan pesan penting ini kepada pembacanya:

"I have one life.

That's all any of us gets.

And I know that I will make my way.

For all rivers lead to the same ocean,

we all look upon the same sky.

I will write my own story."

LaRocca, dalam bagian belakang bukunya, menunjukkan bahwa "...bahkan ketika kamu merasa terpuruk, kamu masih bisa menjadi manusia seutuhnya.

Itulah sinopsis Red, White and Whole oleh Rajani LaRocca.

Rajani LaRocca ternyata mengalami kondisi seperti Reha, dimana dia besar dalam dua budaya yaitu Amerika dan India. Rajani juga tumbuh sebagai imigran di Louisville tahun 80.an itulah mengapa cerita Reha sangat relate dengan dirinya yang juga seorang dokter.

 

Continue reading Review Buku Red, White and Whole: Perjuangan Melawan Keterpurukan

Sabtu, 30 Desember 2023

Ulasan Buku Tahun 2023; Psychology of Money, Kite Runner, Midnight Library, When Breath Becomes Air

2023 menjadi awal untuk menyukai hobi yang lama telah terkubur yaitu membaca buku. Karena aku merasa di tahun ini lebih banyak punya waktu luang untuk me time, yang biasanya hari kerjaku sampai 6 hari ini sekarang menjadi 5 hari. Alhamdulillah

Selain itu aku dipertemukan dengan orang-orang dengan hobi sama yang membangkitkan semangatku untuk membaca, mau ga mau aku kudu update juga. Sepertinya semesta menggerakkanku untuk membaca lagi. Ini dia review beberapa buku yang kubaca di tahun 2023. Maaf kalau telat buat review ini tapi aku harap masih bermanfaat

1.    Psychology of Money

Cover Buku Psychology of Money

Buku yang sangat populer di kalangan pecinta buku dan sering direview oleh beberapa influencer seperti Felexandro Ruby, Maudy Ayunda dan Raymond Chin. Buku ini berisi tentang gimana harusnya berhubungan dengan uang. Mulai bahas dari perilaku, pola pikir, investasi sampai cara pengambilan keputusan yang tepat tentang uang

Penulis memberikan contoh disetiap kasus sehingga kita lebih mudah untuk memahami materi seperti kebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Misalnya mengabaikan risiko, enggan menabung atau bahkan ngikutin tren investasi yang gak sesuai dengan tujuan kita. Tapi tenang saja penulis juga memberikan tips supaya hubungan kita dengan uang sehat. Beberapa poin yang aku highlight dari buku ini:

a.    Keberhasilan finansial tidak ditentukan oleh seberapa banyak pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki, tetapi juga tentang kesabaran, ketekunan, dan sikap yang benar terhadap uang.

b.    Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi dengan uang kita bisa punya kendali atas waktu seperti memberikan kebebasan dan fleksibilitas. Sehingga ketika punya uang seharusnya kita tidak mengabaikan waktu dengan keluarga atau hal penting lainnya. Mengelola uang dengan bijak dapat membantu kita mencapai tujuan hidup yang sebenarnya

Mengerjakan apa yang kamu sukai dan kamu cintai tapi kamu tidak punya kendali atas waktumu = mengerjakan sesuatu yang kamu benci

c.    Ada tiga jenis kekayaan: kekayaan material, sosial, dan pribadi. Menemukan keseimbangan antara ketiganya dapat membantu kita mencapai kebahagiaan dan keberhasilan yang seimbang dalam hidup.

Buku ini sangat informatif terdapat lebih banyak pelajaran tentang psikologi uang yang mengajarkan kita pentingnya arti dari kepuasan dan tau rasa cukup.

2.    Kite Runner

Cover Buku The Kite Runner

Membaca buku ini seolah olah dejavu sama kondisi Palestina sekarang, mustahil untuk tidak menangis. Tentang persahabatan, kekeluargaan, peperangan dan kondisi anak pengungsian. Banyak hal yang bisa didapatkan dari buku seperti nasihat orang tua ke anaknya dan pesan moral di setiap alur ceritanya.

Line paling terkenal dari novel ini "untukmu keseribu kalinya" yang menceritakan kesetiaan seorang teman Hassan terhadap Amir. Amir merupakan anak kaya dari keluarga terpandang sedangkan Hassan hanyalah anak dari seorang pembantu dan berasal dari suku Hazara (suku dengan strata rendah). Mereka dekat dari kecil dan sama-sama tumbuh tanpa kasih sayang ibu. Meskipun terdapat perbedaan status dan suku, mereka bahagia dengan kehadiran satu sama lain.

Konflik dalam hubungan Amir dan Hassan muncul ketika Amir merasa cemburu karena ayahnya terlihat lebih menyukai dan perhatian ke Hassan. Selain itu, sebuah tragedi memilukan menimpa Hassan, tetapi Amir memilih tutup mulut mengenai hal itu. Lebih parahnya, Amir juga menuduh Hassan mencuri yang akhirnya membuat Hassan terpaksa angkat kaki dari rumah mereka. Padahal selama hidupnya Hassan senantiasa mengabdi kepada keluarga Ammir. Tidak lama setelah kejadian itu terdapat peristiwa bersejarah seperti jatuhnya sistem monarki dan invasi Uni Soviet serta munculnya Taliban di Afganistan yang membuat keadaan semakin sulit bagi Amir untuk bertemu Hassan.

Buku ini penuh dengan tangisan air mata karena pembaca dibuat melihat sudut pandang korban konflik perang, bagaimana seseorang berusaha untuk menjauhi wilayak konflik, bertahan hidup dan trauma yang terus menghantui. Namun perlu digaris bawahi buku ini menceritakan kekerasan sehingga tidak bisa dibaca untuk semua kalangan umur


3.    Midnight Library

Cover Buku The Midnight Library

Novel ini diketahui sebagai buku rekomendasi oleh Namjoon BTS (penyuka oppa Koriya pasti tau lah ya~), menceritakan seseorang wanita bernama Nora Seed yang mengalami depresi dan penuh penyesalan. Suatu saat dia berpikiran untuk mengakhiri hidupnya eh tapi malah dia kebawa ke suatu perpustakaan malam dari alam yang berbeda.

Perjalanan dimulai ketika Nora bertemu dengan perpustakawan Mrs. Elm yang menyadarkan dia dan menawarkan dia sebuah perjalanan untuk hidup di masa lampau yang dia inginkan.

Pas awal membaca novel ini aku merasa agak stress karena secara tidak langsung masuk ke pikiran Nora yang berkeinginan untuk Bundir. Namun itu hanya sekilas, karena setelahnya alur novelnya benar benar ringan, manusiawi banget dan relate dengan kehidupan kita. Terutama perihal drama penyesalan.

Banyak penyesalan di hidup ini apalagi melihat kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Entah itu mengenai pilihan hidup, mimpi, atau keputusan-keputusan besar atau kecil yang berujung pada penyesalan

Kita mungkin mengira kalau seandainya dulu aku melakukan itu pasti akan lebih baik, namun nyatanya? ga juga. Karena yang menurut kita baik belum tentu akhirnya yang terbaik. This novel hits me so hard, menyadari bahwa yang terbaik dan terpenting dalam hidup adalah menjalani masa kini dan berdamai dengan masa lalu. Mungkin kehidupan-kehidupan yang paling kelihatan sempurna atau yang paling layak dijalani pun akhirnya akan terasa sama. Selalu ada hal baik dan buruk berdatangan

4.    When The Breath Becomes Air

Cover Buku When Breath Becomes Air

Buku ini ditulis oleh Paul Kalanithi, seorang dokter bedah syaraf Amerika yang divonis menderita kanker stadium IV. Tujuan Paul Kalanithi menulis karena ingin menjadi orang yang bermanfaat sebelum kematiannya. Dia membagikan pengalamannya sebagai dokter, disisi lain juga pengalamanya sebagai seorang pasien pengidap kanker.

Kesan pertama saat membaca, saya mendapati buku ini masih jauh dari ekpektasi saya. Karena banyak istilah kedokteran yang orang awam tidak tau dan awal cerita yang agak membosankan. Padahal penulis menempuh jurusan sastra sebelum mengambil jurusan kedokteran yang seharusnya cerita dibingkai lebih menarik. Namun setelah saya membaca secara keseluruhan saya menyesal karena terus menggerutu tentang buku ini. Padahal kalau dibaca kelanjutannya buku ini menjadi sangat emosional. Apalagi melihat kenyataan bahwa penulis mengalami keterbatasan fisik dan kemampuan konsentrasinya menurun akibat penyakit kanker yang terus tumbuh di badannya. Tapi penulis berjuang melanjutkan buku sampai masa terakhir hidupnya. (kaum rebahan minggir dulu~)

Penulis mempelajari sastra karena sejak muda sudah terobsesi dengan beberapa sastrawan seperti Georgr Orwell, Albert Camus dan beberapa tokoh lain. Namun penulis tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan besar dalam dirinya “what makes human life meaningful”. Paul mencoba mencari-cari jawaban hingga akhirnya Paul mempelajari ilmu kedokteran khususnya bidang syaraf. Sungguh menarik ketika dua ilmu pengetahuan yang berbeda bisa menuntun untuk menemukan arti kehidupan pada hubungan antar manusia.

Buku ini menarik untuk dibaca banyak pelajaran hidup yang diceritakan oleh Paul. Perjuangan Paul dari transisi kehidupan dokter yang disegani dengan karir yang sangat bagus namun berubah menjadi pasien yang memiliki pengobataan yang terbatas. Buku ini mengajarkan kepada saya agar menghargai hidup yang sudah diberikan Tuhan kepada kita.

Continue reading Ulasan Buku Tahun 2023; Psychology of Money, Kite Runner, Midnight Library, When Breath Becomes Air

Rabu, 01 Maret 2023

Sang Alkemis

 Awalnya beneran gamau baca buku yang alurnya seperti novel

Tapi entah kenapa The Alchemist oleh Paulo Ceolho masuk daftar buku yang ingin aku baca :’)

Benar aja tak kenal maka tak sayang, baru baca pengantarnya sudah dibuat kagum dengan pesan penulisnya

Epik dan bijak bisa dibilang seperti itu kali ya, buku ini terbit pertama kali diterbitkan tahun 1988 tapi masih relate dengan nilai di kehidupan sekarang. Ceritanya tentang perjalanan Santiago, seorang Gembala yang ingin mewujudkan mimpi-mimpinya. Gara-gara “legenda pribadi”nya banyak orang yang terinspirasi untuk mewujudkan impian mereka. Gak heran buku ini jadi novel paling laris sepanjang sejarah.

Beberapa kutipan favorit dari buku ini



1.    Ketakutan adalah hambatan terbesar yang berawal dari diri sendiri

Kita takut kehilangan apa yang kita miliki, entah itu hidup kita ataupun harta atau kita. Tapi ketakutan ini lenyap saat kita memahami bahwa kisah hidup kita dan sejarah dunia ini ditulis oleh Tangan yang sama.

Perasaan takut gagal adalah satu hal yang membuat mimpi tak mungkin diraih. Setiap menginginkan hal baru pasti akan menemui resiko besar yang belum pernah kita melewatinya. Tapi percayalah orang tidak perlu takut akan hal buruk jika kita aja sanggup meraih apa yang kita inginkan. Dan tidak ada hati yang menderita ketika mencari mimpinya.

2.    Setiap orang adalah makhluk yang unik dan semuanya akan menjadi simfoni yang seimbang

Tak perlu lagi besi menjadi sama dengan tembaga, atau tembaga jadi emas. Semuanya punya fungsi masing-masing. Gausah terlalu sibuk mikir kehidupan orang lain, apalagi kepo. Padahal diri sendiri masih banyak yang perlu dibenahi tapi terkadang kita lebih banyak punya waktu untuk mencari kesalahan orang lain. Dan yang terpenting fokus pada prinsip yang kita yakini supaya tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain.

3. Saat seseorang benar-benar menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membantu orang itu mewujudkan mimpinya

Sama seperti hukum fisika ketertarikan, pikiran dan alam semesta jika memiliki frekuensi yang sama akan saling terhubung. Kalau dalam buku ini penulis menyebutnya “pertanda”. Hal-hal serupa itu akan saling tarik menarik, jika pikiran kita positif maka energi positif yang diluar akan ikut masuk dalam pikiran kita.

4.    Jika kita berusaha menjadi lebih baik, semua yang di sekeliling kita juga menjadi lebih baik

Bukan cinta namanya kalau statis seperti gurun, bukan juga cinta namanya bila menjelajahi seperti angin. Katanya ketika kita saling mencintai, kita selalu berjuang menjadi lebih baik dari kita sekarang. *kembali lagi pada hukum fisika ketertarikan

5.    Ketika setiap hari sama dengan hari berikutnya, itu karena orang gagal mengenali hal-hal baik yang terjadi dalam hidup mereka

Kalau ada orang yang bilang hidupnya sama aja dari sebelumnya, mungkin orang itu lupa menyadari bahwa bisa melihat matahari terbit dan dikasih kesempatan hidup lagi adalah hal yang baik. Tapiii jangan lupa buat perubahan dan berprogres setiap hari karena Tuhan sudah ngasih kesempatan lagi buat kita. Masa iya mau disia-siain

dan banyak lagi beberapa nasihat yang bisa dipelajari dari buku ini. Pokoknya WORTH IT untuk dibaca. 
kalau dibaca berulang-ulang juga masih ga ngebosenin apalagi buat orang yang suka petualang. Cheers 
🥳😎👊🏽



Continue reading Sang Alkemis