Rabu, 07 September 2022

Kesalahan Berdoa yang sering Terabaikan


Akhir-akhir ini sering muncul di beranda tentang keutamaan berdoa untuk mendapat balasan dunia.

misal “sholat dhuha rutin, biar rejeki lancar, rajin sholat tahajjud biar lulus ujian”. Awalnya setuju-setuju saja sih, tapi lama kelamaan karena sering muncul di beranda jadi sadar jangan2 selama ini aku berdoa juga begitu. 

Masa iya beragama hanya untuk self service 

Meskipun kita menyakini bahwa Allah pasti akan memberi balasan di dunia  bagi orang yang berdoa. Akan tetapi apakah pantas menjadikan doa sebagai alat mencapai dunia.

alih-alih sebagai melakukan ketaatan….

Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk padanya. Namun barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, duniapun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya (HR Tirmidzi).

Lalu bagaimana tanda orang yang beramal untk dunia

Jika dia diberi kenikmatan dunia, dia ridho. Tapi kalau tidak datang, dia akan marah (At-Taubah: 58)

Terus apa kita tidak boleh minta dunia kepada Allah? Ya boleh dong.

kalau kata Ust Nouman doa juga ada adabnya.

Bagaimana adabnya

jika berdoa mintalah kebaikan sejati, yaitu kebaikan dunia yang akan membuka jalan kebaikan untuk akhirat.

Sebagai contoh,

Mungkin ada yang dalam doanya meminta karir yang bagus, karena karir yang bagus bagi dia adalah kebaikan dunia,  karena bisa lebih mensejahterakan keluarganya.

Tapi mungkin ada suatu hal yang ia tidak tahu bahwa jika keinginannya dikabulkan, tentu godaannya juga semakin berat dan membuka jalan keburukan. Sementara ia rawan tergelincir untuk urusan ini.

Maka untuk menghindari hal yang semacam ini, kita harus menghubungkan antara permintaan dunia dan kebaikan di akhirat

Ya Allah, hamba memang ingin sesuatu yang indah di dunia

tapi tolong ya Allah, tolong hanya berikan hamba kenikmatan dunia yang tidak membahayakan akhirat hamba 

Berikan jalan kemudahan untuk hamba jika memang ini yang terbaik 

Kira-kira seperti itu harusnya kalau sedang berdoa.

Kuncinya kalau minta urusan dunia, harus selalu diiringi dengan kesadaran bahwa kita meminta kebaikan dunia untuk mendapat kebaikan di hari akhir.

 Karena Allah menciptakan manusia bukan hanya tujuan dunia

Ada doa yang sering dilantunkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yaitu doa sapu jagat. (Sumber teks hadist: https://www.almanhaj.or.id/3776-doa-yang-paling-sering-dilantunkan-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html)

Yaah mungkin ada baiknya jika kita 'konsultasikan' lagi rencana-rencana kedepan kepada Allah. Semoga rencana-rencana itu juga akan membawa kebaikan buat akhirat kita. Aamiin

 

Continue reading Kesalahan Berdoa yang sering Terabaikan

Minggu, 04 September 2022

PESONA PANTAI DUTA

Sebenarnya ini bukan murni liburan, kami menyempatkan mampir di sela-sela kondangan ke salah satu teman.

Awalnya excited pingin menghabiskan sunset di pantai, waah masyaAllah pasti cakep kataku dalam hati sambil membayangkan fenomena sunset, desiran ombak dan menikmati angin pantai sepoi-sepoi dibawah pohon cemara. Tapi sampai disana ternyata agak mendung haha

Tiketnya kami membayar Rp. 5.000 per orang dan 10.000 (parkir mobil), 5.000 (parkir motor). Murah meriah dan terjangkau, bukan?

Pantai Duta letaknya di Dusun Gilin, Randutatah, Kabupaten Probolinggo tidak jauh dari PLTU Paiton. Katanya dulu pantai ini menjadi kawasan yang dipromosikan sebagai mangrove center oleh pemerintah setempat, namun saat kami berada disana kami tidak menemukan adanya jalur ke “mangrove center” itu dan banyak bangunan yang dekat pantai yang sudah rusak

Untungnya di sekitar pantai banyak pohon cemara dan tersedia gazebo untuk ngechill bareng. Jadi bisa menikmati angin-angin sepoi sambil nikmatin cemilan yang bisa dibeli di warung  sekitar area pantai

Pantai duta masuk dalam kategori pantai utara yang kebanyakan air lautnya berwarna coklat keruh, pasirnya berwarna hitam dengan ombak yang tenang. Selain itu pantainya landai sehingga cocok untuk bermain air bersama anak-anak, tapi harus tetap dengan pendampingan orang dewasa tentunya.

salah satu spot foto yang menarik di dekat kawasan hutan mangrove


Liburan di daerah yang memiliki pemandangan indah memang selalu menyenangkan asal kamu menghabiskan dengan seseorang yang membuat kamu nyaman 😂😜


Continue reading PESONA PANTAI DUTA

Sabtu, 29 Mei 2021

Tak Percaya Diri

Apa pernah ngerasa tertinggal?
atau insecure?
Rasanya ingin hilang, dan ga masalah juga kalau ga dianggap.

Rasanya semua orang berlari dengan cepat, lebih sempurna dari kita. Tinggal diri sendiri yang merasa tak berharga dan tak berpotensi.
Tapi setelah kutau NYATANYA emang manusia diciptakan penuh susah payah. Sehingga jalan apapun yang akan dipilih, pasti akan menemui kesusahan.

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah (QS Al Balad:4)

Allah menjadikan semua manusia di dalam kesulitan, itulah yang dikatakanNya. Kesulitan manusia dimulai saat manusia dilahirkan. Bagaimana dia berlatih membuka mulut untuk makan, jalan atau mencari sesuapan nasi. Kesulitan itu merupakan sunnah kehidupan yang harus dihadapi. Kesulitan ini akan terus ada sampai setan berhenti menggoda.

Menjadi orang baik itu susah, sebaliknya menjadi penjahat juga susah. Kalau seperti ini alangkah baiknya kita memilih jalan kebaikan atau memilih jalan untuk menggapai cita-cita yang tinggi. Ah semoga Allah mudahkan kita untuk selalu berperasangka baik dengan sang Pencipta

Sometimes we look at other people and say “ They have it so much easier than I do”

Tapi sebenarnya kita benar-benar gatau kesulitan orang lain, karena Allah tak menampakkannya kepadamu.

Fir’aun, dia mempunyai kerajaan punya kekuatan militer terbesar pada zamannya. Dia memiliki sesuatu yang kita semua inginkan, kekayaan, status, kekuatan, dia punya segalanya. Tapi Allah memberikannya kekhawatiran dalam hidupnya.

Maryam binti Imran, wanita mulia, suci dan salah satu perempuan terbaik hingga sekarang pernah mengalami depresi. Tak kuat menghadapi fitnah orang-orang yang menuduhnya hamil tanpa suami.

Everyone has difficulties, everyone has challenges.

Tak apa jika saat ini kita sedang merasa insecure, karena begitulah manusia Allah menciptakannya berada dalam kesulitan. Agar kita senantiasa belajar dan bersandar terhadap Allah SWT. Karena hanya Allah yang bisa menolong kita :3

Continue reading Tak Percaya Diri

Kamis, 31 Desember 2020

Al Bayyinah, Bukti yang Jelas

 


لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ

Ayat 1: Tidaklah mungkin golongan orang kafir berasal dari ahli kitab meninggalkan kemusrikannya sampai datang ke mereka bukti yang nyata

Rasulullah hidup di zaman jahiliyah dimana masih kuat kemusyrikannya. Lalu Rasulullah datang menyampaikan kebenaran di tengah-tengah kalangannya. Namun orang kafir berat mengucapkan dan mengakui bahwa nabi Muhammad adalah nabi terakhir karena Allah subhanallahu ta’ala tidak mengirim nabi terakhir dari kalangan mereka di tengah penantian mereka sendiri.

Mereka kaum ahli kitab mengira bahwa nabi terakhir berasal dari keturunan Ishak sehingga saat Rasulullah (keturunan nabi Ismail) datang mereka enggan mengakui rasulullah walaupun bukti itu benar. Padahal bukti itu bayyinah sudah jelas nampak dari kepribadian rasulullah dan al-qur’an yang dibawanya.

رَسُوْلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةًۙ

Ayat 2: (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Al-Qur'an),

فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ۗ

Ayat 3: di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar)

Mereka tetap pada kesyirikannya meskipun rasulullah, the greatest man came in.  Karena mereka tidak benar-benar mencari kebenaran; mereka hanya mengikuti keinginan mereka sendiri untuk mendapatkan keuntungan duniawi.

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ

Ayat 4: Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.

Dahulu di arab banyak agama seperti yahudi dan nasrani, kristen mereka rukun dan menjadi satu namun sejak agama islam datang mereka memusuhinya. Mereka mengatakan bahwa islam adalah agama yg bermasalah.

Ayat pertama dalam surat Bayyinah disebutkan 'Ahli Kitab' sebelum 'kaum musyrik' tetapi, dalam ayat keempat hanya 'Ahli Kitab' yang disebutkan sementara 'kaum musyrik' tidak disebutkan.

Perbedaan ini disebabkan karena Ahli Kitab adalah penolak utama, mereka tau akan kebenaran karena sudah dijelaskan tanda dan informasi dalam kitabnya sedangkan kaum musyrik tidak mengetahuinya.

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ

Ayat 5: Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).

Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa Islam bukan hanya “teori” tapi juga implementasi sehingga dapat dijadikan contoh orang lain memahami islam seperti melaksanakan sholat, menunaikan zakat dan melakukan kebaikan.

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ

Ayat 6: Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ

Ayat 7: Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.

جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ

Ayat 8: Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ’Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridho terhadap mereka dan mereka pun ridho kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

dari sudut keimanan manusia dibagi menjadi dua kelompok, yaitu mukmin dan kafir, dan kemudian ditentukan nasib masing-masing.

Dalam surat tertulis:

" Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.”

"Mereka adalah yang terburuk dari semua makhluk"

adalah pernyataan mengejutkan yang menunjukkan bahwa di antara semua makhluk hidup dan tidak hidup tidak ada yang lebih buruk daripada mereka yang meninggalkan jalan yang benar dan tersesat setelah kebenaran jelas dan bukti yang lengkap.

seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Anfal: 22

“Karena binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah adalah yang tuli dan bisu. Mereka yang tidak mengerti apapun”.

Atau masih serupa, dengan apa yang Surah Al- A'raf: 179

“… Mereka seperti ternak, bahkan lebih sesat: karena mereka tidak mengindahkan (peringatan)”.

Mereka adalah yang terburuk dari semua makhluk

Karena semua sarana keselamatan telah ditunjukkan kepada mereka, tetapi mereka menolaknya dengan sengaja, karena kesombongan, tipu daya dan permusuhan mereka.

Mereka tidak terpecah belah melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata, terpecah antara yahudi dg yahudi, nasrani dengan yahudi yang justru terjadi karena datang setelah kebenaran.

Mereka tidak mendapatkan kebaikan meskipun kebenaran datang karena kesombongan mereka, sehingga hidayah tidak sampai ke mereka

Sebaliknya pada ayat berikutnya kelompok pada derajat yang yang lebih tinggi, disebutkan

“Sesungguhnya mereka yang beriman dan melakukan perbuatan benar, mereka adalah yang terbaik dari semua makhluk.”

 

"Mereka adalah yang terbaik dari semua makhluk"

 

Jelas menunjukkan bahwa mukmin yang melakukan amal shaleh bahkan lebih tinggi dari malaikat, karena ayatnya umum dan tidak ada pengecualian dibuat di dalamnya.

Continue reading Al Bayyinah, Bukti yang Jelas

Minggu, 27 Desember 2020

AL ZALZALAH

 


Seorang ulama terdahulu mengatakan bahwa membaca surat Al Zalzalah dan mentadaburinya lebih baik dibandingkan membaca surat al baqarah tanpa mentadaburinya.

QS Al- Zalzalah merupakan surat yang ke 99 dalam bahasa arab mempunyai arti goncangan. Surat ini menjelaskan tentang adanya hari akhir, kedua tentang kondisi manusia saat ada gempa bumi, dan  ketiga pembagian manusia yang yaitu baik dan buruk karena amal yang diperbuat.

Tafsir al zalzalah

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا﴿١﴾وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا﴿٢﴾وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا﴿٣﴾يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا﴿٤﴾بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا﴿٥﴾يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ﴿٦﴾فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ﴿٧﴾وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ﴿٨﴾

Ayat 1: Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan (yang dahsyat),

Ayat pertama menceritakan adanya gempa bumi yang dahsyat, namun ini bukan gempa yang biasanya terjadi tapi gempa terakhir menjelang hari kebangkitan

Ayat 2: Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

Ada yang mengatakan bahwa bumi mengeluarkan isinya sampai emas pun keluar saat adanya dajjal. Ada juga yang mengartikan beberapa batu besar dan lava dari kerak bumi akan keluar saat adanya gempa bumi. Yang utama adalah Bumi akan melepaskan beban beratnya, dari meregang kemudian meledak. Apapun yang didalamnya mulai terlempar.

Allah menggambarkan bumi seperti menampung banyak sekali di dalamnya sehingga ingin mengeluarkan semua isinya. Yang terjadi saat itu adalah kekacauan alam semesta.

Jika dibayangkan meteor jatuh ke bumi apa yang terjadi? Antar planet akan terbentur dan habis sudah semua kehidupan di bumi ini.

Saat itu bumi mampu mengeluarkan letusan vulkanik;

Bumi mampu menyebabkan gempa bumi;

Bumi bisa menjadi terbelah dan terbuka karena ada pergeseran tektonik;

gelombang tsunami bisa melanda dan menenggelamkan kita kapan saja.

Saat dunia akan berakhir, itulah saat hari pembalasan dimulai.

Ayat 3: Dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”,

Kemudian manusia bangkit dan bingung pada tempat asing yang tidak dikenalinya sebelumnya, karena Allah menggantikan bumi dalam keadaan yang lain.

Ayat 4 dan 5: Pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.

Kita tau bahwa apa yang dilakukan manusia berdampak ke lingkungannya, dan saat itu bumi akan berbicara tentang perbuatan kita.

Ayat 6: Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka

Manusia akan lari untuk melihat amalannya, dan menunggu dihisab pada hari pertimbangan (mizan)

Pada saat hari pertimbangan manusia akan terkejut dengan buku catatan amalnya. Ada yang terkejut karena Allah mencatat perbuatan baik kita yang tak pernah kita pikirkan sebelumnya dan tidak mungkin dapat terukur saat di dunia. Atau sebaliknya terkejut karena melihat catatan amalnya yang sungguh buruk.

Bayangkan saat kita ujian saja, jika lembar jawabannya dikoreksi oleh guru di hadapan kita. Apa yang kita rasakan? Deg degan sampai takut bukan? Apalagi buku catatan amal akan dihisab satu persatu nanti nya:’)

Ayat 7 dan 8: Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan umatnya untuk tidak menyepelekan amal kebaikan sekecil apa pun.

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Jangan sekali-kali kamu meremehkan sesuatupun dari kebaikan meskipun hanya menyambut saudaramu dengan wajah yang berseri-seri. (HR. Muslim)

Dan tidak menyepelekan dosa-dosa kecil

إِيَّاكُمْ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ فَإِنَّهُنَّ يَجْتَمِعْنَ عَلَى الرَّجُلِ حَتَّى يُهْلِكْنَهُ

Hindarilah dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya dosa-dosa kecil itu bila menumpuk pada diri seseorang, niscaya ia akan membinasakannya. (HR. Ahmad dan Baihaqi)

Karena

Kebaikan sebesar atom, akan terlihat hasilnya

Kejahatan sebesar atompun, juga kelihatan hasilnya.

Kalau dalam islam segala sesuatu dinilai berdasarkan niat. Innamal a’malu bi niyaat (actions are entirely dependent on their intentions). Berbeda dengan di dunia, segala sesuatu dinilai dari hasilnya.

Jika seseorang karyawan  melakukan hal yang baik, memasarkan dan mempromosikan produk tapi gaada produk satupun yang terjual. Apa yang terjadi? Yaah atasan pasti akan memutus kontrak dan kita akan kehilangan pekerjaan, meskipun kita sudah berniat baik. Kita gabisa berdalih innamal a’malu binniyat ke bos karena selama di dunia yang menjadi tolak ukur adalah keberhasilan.

Berapa banyak uang yang bisa dihasilkan, berapa banyak barang brand yang dimiliki atau bahkan berapa banyak uang yang disedekahkan

Sedangkan kalau di akhirat sedekah dengan 5 dolar tentu nilainya berbeda setiap orang. Bisa jadi orang yang sedekah 5 dolar lebih bernilai di mata Allah dibandingkan dengan 500 dolar, karena saat itu uangnya tinggal 6 dolar atau hanya uang itu yang dimiliki.

The scale of that day are different because they are based on the level of sacrifice you made, the level difficulty you through the level difficulty you have to go. Itulah dzarrah di akhirat

Di dunia yang terlihat hanya bagian luarnya saja, namun di akhirat bagian dalam juga ditampakkan, apa yang tersimpan dalam hati semuanya akan ditampakkan

Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq-Nya sehingga kita memperbanyak amal kebaikan dan menghindari keburukan, sekecil apa pun itu

Continue reading AL ZALZALAH